• header
  • header
  • atas1

Selamat Datang di Website SMK PEMKAB PONOROGO | Terima Kasih Atas Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMK PEMKAB PONOROGO

NPSN : 20510096

Jl. Niken Gandhini Setono Jenangan Kotak Pos 101/02 Ponorogo 63401


stmpemkab.ponorogo@yahoo.co.id

TLP : 0352461238


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 231388
Pengunjung : 78433
Hari ini : 2
Hits hari ini : 13
Member Online : 0
IP : 3.235.191.87
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

SMK Pemkab Ponorogo, Sekolah Pertama yang Dikukuhkan Sebagai SMK Tangguh Semeru 2020




 

Foto : Humas SMK Pemkab

SMK Pemkab Ponorogo, Sekolah Pertama yang Dikukuhkan Sebagai SMK Tangguh Semeru 2020

 

SMK Pemkab Ponorogo, siap melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah di era pandemi Covid-19. Bebagai sarana dan prasarana dipersiapkan sedemikian rupa sesuai protokol kesehatan Covid-19 demi keamanan dan kenyamanan guru serta peserta didik dalam proses pembelajaran. Selain menyediakan sarana cuci tangan yang memadai, pemeriksaan menggunakan termo gun, juga disediakan bilik pengecekan suhu badan.

Wakasiswa SMK dan Humas SMK Pemkab, Inge Hollyvia, S.Pd mengatakan acara Launching SMK Tangguh Semeru 2020 sudah dilakukan 2 September 2020, diresmikan langsung oleh Kapolres Ponorogo. Acara tersebut juga dihadiri Forpimka Kecamatan Jenangan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pembina Yayasan Raden Katong, dan Dandim.

Dalam acara tersebut juga dilakukan pembagian masker secara simbolis kepada yayasan Pembina Raden Katong dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Ponorgo.

Lanjutnya, dengan menyandang status sebagai SMK Tangguh Semeru 2020, pihaknya sudah siap menyongsong pembelajaran tatap muka disekolahnya. Terlebih guru dan siswa sudah kangen bertemu untuk melakukan belajar mengajar dengan kebiasaan baru dan patuh terhadap pelaksanaan protap kesehatan Covid-19

Dia menjelaskan soal keamanan menggunakan sistem berlapis. Secara teknis guru dan peserta didik wajib memakai masker dan face shield, pengecekan suhu tubuh denga termo gun dan penyemprotan desinfektan saat akan masuk pintu gerbang sekolah, tersedianya wastafel dan kran air di tempat parkir, dan memasuki bilik pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki kelas. Sistem suhu tubuh tersebut akan mendeteksi secara otomatis, apabila suhu diatas 36 derajat maka pintu tidak akan terbuka, sehingga siswa yang bersangkutan tidak bisa masuk kelas dan harus masuk ruang isolasi sekolah. Ketika dikelas juga menerapkan protap kesehatan Covid-19, dimana setiap kelas maksimal diisi 16 siswa dengan jarak yang sudah diatur.

Dengan penerapan protokol kesehatan tersebut, maka orang tua yang ada dirumah juga merasa nyaman karena sekolah akan menjaga putra putri mereka dengan baik.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas